MODUS DAN FAKTOR PENYEBAB MARAKNYA KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) ILEGAL DI KABUPATEN LUMAJANG

Penulis

  • Kholidazia El Hamzah Fathullah Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan
  • Ahmad Djazim Ma’shum Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan

DOI:

https://doi.org/10.61974/justness.v3i2.47

Abstrak

Abstrak

Rendahnya tingkat upah di dalam negeri terkait dengan sempitnya lapangan kerja yang tersedia membuat masyarakat lebih memilih untuk bekerja ke luar negeri. Pekerja Migran Indonesia (PMI) kebanyakan memilih jalur yang illegal. Dalam banyak kasus migrasi ilegal baik dalam konteks migrasi internal maupun migrasi internasional peran “taikong” atau calo tenaga kerja sangat penting. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Lumajang, pada bulan November 2023 tercatat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Lumajang ada 6 kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilakukan oleh taikong atau calo dalam memberangkatkan dan menempatkan PMI secara illegal ke luar negeri. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis Modus Taikong atau Calo di Kabupaten Lumajang dalam Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara Ilegal ke Luar Negeri dan menganalisis faktor penyebab Pekerja Migran Indonesia (PMI) memilih cara yang illegal. Penelitian   ini menggunakan   jenis   penelitian  hukum empiris dengan pendekatan  yuridis-sosiologis.

Kata Kunci : Modus, Penempatan Pekerja Migran Indonesia Ilegal, Tindak Pidana Perdagangan Orang

Abstrak Views / Downloads

Abstract views: 831 / PDF downloads: 1562

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-01-24

Cara Mengutip

[1]
Fathullah, K.E.H. dan Ma’shum, A.D. 2024. MODUS DAN FAKTOR PENYEBAB MARAKNYA KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) ILEGAL DI KABUPATEN LUMAJANG. JUSTNESS - Jurnal Hukun Politik dan Agama. 3, 2 (Jan 2024). DOI:https://doi.org/10.61974/justness.v3i2.47.

Terbitan

Bagian

Articles